Bendahara MS Kutacane Ikuti Press Conference APBN dan Forum Konsultasi Publik di KPPN Kutacane

ms-kutacane.go.id – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel, Bendahara Mahkamah Syar'iyah Kutacane, Ibu Nia Permata Siregar, S.E., mengikuti kegiatan Press Conference APBN Periode Mei 2026 dan Forum Konsultasi Publik Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPPN Kutacane.
Kegiatan tersebut menjadi sarana penting bagi para pengelola keuangan satuan kerja untuk memperoleh informasi terkini mengenai pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), perkembangan kebijakan fiskal, serta berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara. Selain itu, forum ini juga memberikan ruang diskusi dan konsultasi terkait peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada kegiatan Press Conference APBN, peserta memperoleh pemaparan mengenai realisasi pelaksanaan APBN, capaian kinerja anggaran, serta kontribusi belanja negara dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Aceh Tenggara. Informasi tersebut menjadi referensi penting bagi satuan kerja dalam mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.

Sementara itu, melalui Forum Konsultasi Publik Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Publik Tahun 2026, peserta diajak untuk memberikan masukan dan pandangan terkait pengembangan standar pelayanan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Forum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan pelayanan publik terus mengalami perbaikan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Keikutsertaan Bendahara Mahkamah Syar'iyah Kutacane dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen satuan kerja untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan dan pelayanan publik. Pengetahuan dan wawasan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang lebih baik.
Mahkamah Syar'iyah Kutacane menyadari bahwa pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi aparatur melalui berbagai kegiatan pengembangan kapasitas akan terus didorong secara berkelanjutan.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan pengelolaan keuangan di lingkungan Mahkamah Syar'iyah Kutacane semakin profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Terus belajar, terus berbenah, demi pelayanan yang lebih baik.
(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)

